Rektor IAIN Langsa Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution Apresiasi Edaran PPIH Arab Saudi Terkait Persiapan Puncak Haji di Armuzna

28 May 2025
Humas
201 views
Share
Rektor IAIN Langsa Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution Apresiasi Edaran PPIH Arab Saudi Terkait Persiapan Puncak Haji di Armuzna

Makkah (Humas) – Menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menerbitkan Surat Edaran Nomor: 101/PPIH-AS/5/2025 guna mengatur skema pergerakan jamaah secara terorganisir dan efisien.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada para Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah dan memuat enam poin penting, termasuk:

1. Pergerakan jamaah dari Makkah ke Arafah pada 8 Dzulhijjah dilaksanakan berdasarkan data Syarikah dan Markaz masing-masing.

2. Jamaah yang berpindah hotel sejak kedatangan agar segera kembali ke hotel asal sesuai penempatan awal.

3. Jamaah yang tidak kembali ke hotel asal hingga 31 Mei 2025 pukul 18.00 WAS berisiko tidak terlayani saat pergerakan ke Armuzna.

4. Ketentuan dikecualikan bagi jamaah penggabungan keluarga dan pendamping disabilitas, sesuai edaran Nomor 059/PPIH-AS/5/2025.

5. Kepala Sektor diminta mendata dan memfasilitasi kepulangan jamaah ke hotel asal.

6. Data kepulangan harus dilaporkan ke Daker Makkah paling lambat 1 Juni 2025.

Surat ini diterbitkan guna menjamin tertibnya logistik dan kelancaran pergerakan jamaah saat puncak ibadah haji, yang melibatkan jutaan peserta dari berbagai negara.

Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution MA, Rektor IAIN Langsa, yang saat ini ditugaskan sebagai anggota Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Haji 2025,  menyambut baik kebijakan ini dan mengapresiasi ketegasan PPIH dalam mengatur teknis pelaksanaan.

“Surat edaran ini sangat tepat waktu dan mendesak untuk segera disosialisasikan. Penempatan jamaah sesuai data Syarikah dan Markaz bukan sekadar administratif, tetapi menyangkut akses layanan dan keselamatan jamaah. Kami di tim Monev berkomitmen mendampingi proses ini hingga tuntas,” ujar Prof. Ismail Fahmi dari Makkah, Kamis (29/5/2025).

Beliau menambahkan bahwa tugas tim Monev tidak sebatas pada pemantauan teknis, tetapi juga mencakup edukasi jamaah agar semakin siap dan tenang menghadapi puncak haji.

“Ini adalah puncak spiritual yang luar biasa. Kami berharap seluruh jamaah mematuhi arahan panitia dan petugas, agar prosesi Armuzna berjalan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan,” tambahnya.

Dengan sinergi antara panitia, petugas, dan jamaah, pelaksanaan ibadah haji tahun ini diharapkan menjadi salah satu yang paling tertib dan terkoordinasi, mencerminkan kedewasaan umat dalam beribadah secara kolektif.