IAIN Langsa Laksanakan Upacara Harlah Pancasila 2025, Memperkokoh Ideologi Menuju Indonesia Raya

01 June 2025
Humas
144 views
Share
IAIN Langsa Laksanakan Upacara Harlah Pancasila 2025, Memperkokoh Ideologi Menuju Indonesia Raya

Kota Langsa (Humas) - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila, Senin (2/6/25) di halaman gedung Biro Rektorat kampus setempat.

Peringatan Harlah Pancasila tahun ini bertemakan 'Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya'.

Plh. Rektor, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Langsa, Prof. Dr. Iskandar Budiman, M.CL memimpin upacara dengan menyampaikan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi dan Pancasila (BPIP) Republik Indonesia (RI) Yudian Wahyudi.

Dalam amanatnya Yudian menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila ini bukan untuk mengenang rumusan negara, tapi untuk mengembalikan komitmen terhadap nilai-nilai luhur.

"Hari ini kita tidak hanya mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegasnya.

Yudian mengatakan, saat ini, dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap Pancasila pun semakin nyata. Mulai dari penyebaran paham-paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi yang mengancam kohesi sosial.

"Oleh karena itu, melalui Asta Cita, kita dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan, dari dimensi pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital," ujarnya.

Dalam dunia pendidikan, perlu menanamkan Pancasila sejak dini, bukan sekadar dalam pelajaran formal, tetapi dalam praktik keseharian. Di lingkungan pemerintahan dan birokrasi, nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam bentuk pelayanan publik yang berkeadilan, transparan dan berpihak pada rakyat. 

Dalam bidang ekonomi, perlu memastikan bahwa pembangunan tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang, tetapi menjadi berkah bagi seluruh rakyat Indonesia. Terakhir dalam ruang digital, masyarakat harus membangun kesadaran kolektif bahwa dunia maya bukan ruang bebas nilai, etika, toleransi dan saling menghargai tetap harus ditegakkan.

Terakhir, Yudian mengajak semuanya untuk menjadikan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa, serta pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan kita.

"Peringatan Hari Lahir Pancasila ini harus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan kita. Jika kita ingin mewujudkan Indonesia Raya, maka tidak ada jalan lain selain memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi pembangunan," tutupnya.