LPPM IAIN Langsa Gelar Diseminasi Hasil Penelitian Terbaik 2024

07 September 2025
Humas
58 views
Share
LPPM IAIN Langsa Gelar Diseminasi Hasil Penelitian Terbaik 2024

Kota Langsa (Humas) - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa menggelar Diseminasi Hasil Penelitian Terbaik Tahun 2024, Senin (8/9/25).

Dilangsungkan selama lima hari hingga 12 September 2025, kegiatan ini mendiseminasi lima penelitian terbaik tahun 2024. 

Kegiatan ini diikuti oleh dosen serta mahasiswa di lingkungan IAIN Langsa.

Adapun pemateri dalam kegiatan ini yakni:

Dr. Syafieh, M.Fil.I dengan penelitiannya "Dinamika Dialog Antara Ulama Dayah: Membangun Konsensus Terkait Pemahaman Islam Wasathiyah di Aceh".

Munadiati, M.Sh. dengan penelitiannya "Ekosistem Industri Halal Kota Langsa sebagai Hub-city: Destinasi, Kuliner, dan Komoditas Green Ekonomi".

Syarfina, M.Pd dengan penelitiannya "Pengembangan Desain Instruksional Pembelajaran Moderasi Beragama pada Anak Usia Dini Berbasis Steam".

Dessy Asnita, M.H.I dengan penelitiannya "Hit and Run: Studi Fenomenologi Pengalaman Produsen pada Transaksi E-Commerce dengan sistem PO Perspektif Fiqh Muamalah".

Dr. Mulyadi, MA dengan penelitiannya "Integrasi Moderasi Beragama dan Nasionalisme Santri pada Pesantren di Aceh Pasca Syari'atisme".

Ketua LPPM IAIN Langsa Prof. Dr. Zulkarnaini, MA dalam sambutannya mengharapkan, di tahun depan tidak hanya lima penelitian, namun semua penelitian dosen dapat memperoleh hasil terbaik untuk diseminasi.

Pemateri hari pertama, Dr. Syafieh, M.Fil.I di sela-sela pemaparan materinya menyebutkan, penelitian para dosen kedepannya diharapkan dapat melibatkan mahasiswa, terkhusus penelitian yang akan disubmit ke Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LITAPDIMAS) Kementerian Agama RI.

"Penelitian dosen, saya berharap kedepan mahasiswa juga terlibat, apalagi penelitian yang akan disubmit ke LITAPDIMAS, mulai berkolaborasilah dengan mahasiswa. Banyak proposal yang diajukan ke LITAPDIMAS tidak diterima karena tidak terlibat mahasiswa dalam penelitiannya," ujarnya.