IAIN Langsa Apresiasi Ajakan MABIMS: Momentum Emas untuk Keberagamaan Inklusif dan Ramah Lingkungan
Kota Langsa (Humas) -- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Prof. Dr. H. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, M.A., memberikan apresiasi yang tinggi atas ajakan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Kamarudin Amin, kepada negara-negara anggota MABIMS untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan praktik keberagamaan yang inklusif, moderat, dan ramah lingkungan.
Ajakan tersebut disampaikan dalam forum Senior Officials Meeting (SOM) ke-49 dan Meeting of the Ministers of Religious Affairs (MABIMS) ke-21 di Melaka, Malaysia, pada 15 Oktober 2025, dengan tema “Memperkukuh Ummah Madani Serantau Menuju al-Falah.” Momentum Kolaborasi Lintas Negara.
Dalam keterangannya, Rektor IAIN Langsa menyebut bahwa ajakan tersebut merupakan momentum emas bagi lembaga pendidikan Islam untuk memperluas peran strategisnya, tidak hanya dalam moderasi beragama, tetapi juga dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Kami di IAIN Langsa melihat ajakan Sekjen Kemenag ini sebagai panggilan moral sekaligus peluang kolaboratif. Moderasi beragama harus disertai moderasi terhadap alam, karena menjaga bumi adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab khalifah di muka bumi,” ujar Prof. Ismail Fahmi.
Rektor menambahkan, semangat MABIMS sejalan dengan arah pengembangan akademik IAIN Langsa yang kini sedang menguatkan riset berbasis ekoteologi dan moderasi beragama kontekstual di berbagai fakultas dan program studi.
Langkah Konkret IAIN Langsa Rektor IAIN Langsa juga menguraikan sejumlah langkah konkret yang telah dan akan dilakukan kampus dalam mendukung arah kebijakan Kementerian Agama, antara lain:
1. Integrasi Pendidikan Ekologis dalam Kurikulum Keagamaan Melalui pengembangan mata kuliah dan kajian yang menekankan hubungan spiritual antara manusia dan alam.
2. Kemitraan Akademik Lintas Negara Menginisiasi kerja sama penelitian dan pertukaran akademik dengan lembaga pendidikan Islam di kawasan MABIMS.
3. Gerakan Kampus Hijau dan Literasi Ekologis Mahasiswa Menumbuhkan kesadaran lingkungan melalui gerakan penghijauan, konservasi air, dan aksi bersih lingkungan di sekitar kampus.
4. Penguatan Nilai Moderasi dan Inklusivitas Sosial Mendorong budaya dialog, keterbukaan, serta penghargaan terhadap perbedaan di lingkungan akademik dan masyarakat. Ekoteologi dan Tanggung Jawab Spiritual.
Lebih jauh, Rektor menegaskan pentingnya mengembalikan kesadaran ekologis dalam kehidupan beragama. “Jika keberagamaan hanya berhenti pada aspek ritual tanpa diiringi tanggung jawab terhadap alam dan sesama, maka nilai agama kehilangan substansinya. MABIMS memberi arah baru bahwa spiritualitas sejati adalah yang menyelamatkan bumi,” tegasnya.
Rektor juga menyampaikan komitmen IAIN Langsa untuk terus menjadi mitra aktif Kementerian Agama dalam mengembangkan pendidikan Islam hijau (green Islamic education) yang berpijak pada prinsip rahmatan lil ‘alamin.
Penutup Dengan penuh optimisme, Prof. Ismail Fahmi berharap kolaborasi antarnegara MABIMS dapat menjadi jembatan aksi nyata dalam membangun umat madani regional yang damai, berkeadilan, dan lestari.
“Kami siap bergerak bersama Kementerian Agama dan MABIMS untuk mewujudkan Islam yang ramah terhadap manusia, sekaligus bersahabat dengan alam,” pungkas Rektor.
Berita Terkait
Pascasarjana UIN Sunan Kudus Hadirkan Dosen IAIN Langsa, Bahas Strategi Menulis Jurnal Internasional
05 Mar 2026
Lima Mahasiswa Prodi PPI IAIN Langsa Lulus Perdana Tanpa Skripsi, Tembus Jurnal Terakreditasi Sinta
24 Feb 2026
Lima Mahasiswa Prodi PPI IAIN Langsa Lulus Perdana Tanpa Skripsi, Tembus Jurnal Terakreditasi Sinta
24 Feb 2026
Launching Pusat Admisi dan Promosi, IAIN Langsa Perkuat Branding dan Peningkatan Mahasiswa
12 Feb 2026
Kanit Sat Binmas Polres Langsa, Ajak Sivitas IAIN Langsa Perkuat Persatuan dan Kamtibmas
11 Feb 2026
Agenda Terbaru
Belum ada agenda