Rektor IAIN Langsa Menyerahkan Beasiswa Riset BAZNAS

20 January 2026
Humas
33 views
Share
Rektor IAIN Langsa Menyerahkan Beasiswa Riset BAZNAS

Kota Langsa (Humas) — Rektor IAIN Langsa, Prof. H. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, M.A., Ph.D., menyerahkan secara simbolis Beasiswa Riset Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tahun 2025 kepada mahasiswa penerima dalam apel bersama civitas akademika di lingkungan Kampus IAIN Langsa, Senin (19/01/2026).

Penyerahan dilakukan secara simbolis sebagai bentuk apresiasi dan transparansi publik. Adapun secara substantif, beasiswa telah disalurkan langsung melalui rekening mahasiswa pada 4 Desember 2025.

Penyaluran tersebut sempat mengalami kendala akibat bencana banjir yang melanda Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatra pada akhir 2025, namun seluruh hak mahasiswa tetap disalurkan secara penuh.

Dalam sambutannya, Prof. Ismail Fahmi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS atas dukungan berkelanjutan terhadap mahasiswa IAIN Langsa. Menurutnya, beasiswa riset memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan studi dan kualitas akademik mahasiswa.

“Beasiswa Riset BAZNAS bukan sekadar bantuan finansial, tetapi merupakan investasi zakat untuk penguatan pendidikan tinggi dan pengembangan keilmuan. Ini menjadi bukti bahwa zakat dapat berperan produktif dalam mencetak generasi akademik yang unggul dan berintegritas,” ujar Prof. Ismail Fahmi.

Ia menambahkan, tahun 2025 merupakan tahun kelima IAIN Langsa menerima Beasiswa Riset BAZNAS, sebuah capaian yang menunjukkan konsistensi kepercayaan dan sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pengelola zakat nasional.

Pada tahun 2025 ini, total penerima Beasiswa Riset BAZNAS di IAIN Langsa berjumlah 10 mahasiswa. Secara akumulatif, selama lima tahun terakhir, sebanyak 57 mahasiswa jurusan Manajemen Zakat https://www.charlestonkratomcbd.com/  dan Wakaf IAIN Langsa telah menerima Beasiswa Riset BAZNAS dengan berbagai tema dalam bidang zakat.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Langsa, Dr. Muhammad Amin, MA, menilai program ini sejalan dengan penguatan keilmuan ekonomi Islam, zakat, dan filantropi. Ia menegaskan bahwa beasiswa ini tidak hanya meringankan beban mahasiswa, tetapi juga membangun kesadaran akademik tentang peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial dan pendidikan

. Senada dengan itu, Ketua Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa) IAIN Langsa, Nanda Safarida, M.E, menyebut Beasiswa Riset BAZNAS sebagai bentuk konkret integrasi antara praktik pengelolaan zakat dan pengembangan keilmuan di perguruan tinggi.

“Mahasiswa tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga belajar memahami zakat sebagai instrumen pemberdayaan yang berdampak langsung pada pembangunan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu penerima beasiswa, Dewi Cahaya, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang diterima.

“Beasiswa ini sangat membantu kami untuk tetap fokus menyelesaikan studi dan riset. Bantuan ini menjadi motivasi besar untuk belajar lebih sungguh-sungguh dan menghasilkan karya yang bermanfaat,” katanya.

Melalui Beasiswa Riset BAZNAS 2025, IAIN Langsa dan BAZNAS menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat akses pendidikan tinggi dan mendorong zakat sebagai instrumen strategis pembangunan sumber daya manusia.