FTIK IAIN Langsa Gelar Kuliah Umum Etnomatematika

23 October 2024
Humas
168 views
Share
FTIK IAIN Langsa Gelar Kuliah Umum Etnomatematika

Kota Langsa (Humas FTIK) – Program Studi Pendidikan Matematika (PMA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Langsa menggelar Kuliah Dosen Tamu dengan narasumber Zulkarnain, S.Si, M.Pd, Ketua Prodi Tadris Matematika IAIN Pontianak.

Kegiatan yang bertemakan "Etnomatematika Budaya Borneo" ini dilaksanakan pada Rabu (23/10/2024) di Aula Heutagogi, Lantai III Gedung FTIK IAIN Langsa. Kuliah ini dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta pimpinan FTIK.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan III FTIK IAIN Langsa, Dr. Muhaini, MA, mengungkapkan kegiatan ini diharapkan dapat menstimulus terwujudnya harapan sivitas akademika FTIK agar Prodi Pendidikan Matematika dapat meraih akreditasi unggul.

"Kami berharap, melalui kerja keras seluruh civitas akademika—baik pimpinan, dosen, maupun mahasiswa—Prodi Pendidikan Matematika mampu mencapai akreditasi unggul," ujar Dr. Muhaini.

Ketua Prodi Pendidikan Matematika, Faisal, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan Kuliah Dosen Tamu merupakan program rutin yang diadakan oleh prodi.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya pengetahuan akademik maupun non-akademik mahasiswa. Kehadiran dosen tamu dari luar kampus diharapkan dapat memotivasi dan membuka wawasan mahasiswa," katanya.

Zulkarnain, S.Si, M.Pd, sebagai narasumber, menyampaikan materi tentang etnomatematika, sebuah kajian yang mengaitkan matematika dengan aspek budaya. Menurutnya, banyak unsur matematis yang terkandung dalam budaya Borneo, seperti alat musik tradisional yang memiliki bentuk tabung dengan aplikasi sudut-sudut tertentu. Selain itu, motif pada kain songket Melayu Pontianak seperti balah ketupat, lingkaran, dan jajaran genjang juga merupakan penerapan dari transformasi geometri.

Ia juga menambahkan bahwa aspek etnomatematika dapat ditemukan dalam struktur bangunan adat serta ragam permainan tradisional di Borneo. Materi ini, menurut Zulkarnain, merupakan bentuk implementasi dari konsep Merdeka Belajar yang mendorong pemahaman lebih luas tentang hubungan antara matematika dan budaya dalam kehidupan sehari-hari.