Rektor IAIN Langsa: Jamaah Haji Diminta Patuhi Himbauan Resmi Pemerintah Arab Saudi

27 May 2025
Humas
178 views
Share
Rektor IAIN Langsa: Jamaah Haji Diminta Patuhi Himbauan Resmi Pemerintah Arab Saudi

Makkah (Humas) — Rektor IAIN Langsa, Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution M.A yang saat ini tergabung sebagai anggota Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Ibadah Haji 2025, menyampaikan beberapa poin penting hasil rapat koordinasi bersama Wakil Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang digelar secara daring pada Selasa (27/5) pukul 15.30 WAS melalui Webex.

Dalam keterangannya kepada media, Prof. Ismail Fahmi menekankan pentingnya kepatuhan jamaah haji Indonesia terhadap sejumlah arahan resmi dari pemerintah Arab Saudi, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem selama puncak pelaksanaan ibadah di Arafah dan Muzdalifah.

“Pemerintah Arab Saudi memperkirakan suhu di Arafah akan mencapai lebih dari 50 derajat Celsius. Oleh karena itu, jamaah dilarang keluar dari tenda selama wukuf demi menjaga keselamatan,” ujar Prof. Ismail Fahmi.

Beberapa himbauan penting lainnya yang perlu diperhatikan jamaah haji Indonesia, antara lain: Dilarang berjalan kaki dari Arafah ke Muzdalifah, jamaah wajib menggunakan transportasi resmi seperti bus atau kereta.

Proses pemotongan hewan Dah/Hadyu harus dilakukan melalui sistem resmi yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi, bukan melalui perantara atau calo.

Jamaah dihimbau menggunakan masker, dan tim kesehatan dilarang membuang limbah medis secara sembarangan.

Seluruh jamaah wajib memiliki kartu Nusuk, yang menjadi syarat masuk ke Masjidil Haram.

Jika terjadi kendala akomodasi seperti listrik padam atau masalah katering, jamaah dapat menghubungi hotline 1966. 

Jamaah Indonesia sebagai rombongan terbesar harus mampu memberi teladan dalam ketaatan dan kedisiplinan.

“Ini bukan sekadar aturan, tapi bentuk perlindungan terhadap keselamatan dan kenyamanan ibadah para dhuyufurrahman. Saya berharap semua pihak—baik jamaah, ketua kloter, maupun petugas—bisa menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga kelancaran haji tahun ini," pungkas Prof. Ismail Fahmi.