Tumpeng Masuk Ruang Disertasi: Rektor IAIN Langsa Uji Promovendus S3 Prodi Aqidah dan Filsafat Islam UINSU

07 August 2025
Humas
609 views
Share
Tumpeng Masuk Ruang Disertasi: Rektor IAIN Langsa Uji Promovendus S3 Prodi Aqidah dan Filsafat Islam UINSU

Medan (Humas) -- Ruang Sidang Lantai II Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) pagi itu dipenuhi atmosfer akademik yang khidmat dan sarat refleksi keilmuan.

Dalam forum ilmiah bergengsi ini, Program Studi S3 Aqidah dan Filsafat Islam kembali melahirkan satu doktor baru atas nama Heru Syahputra (NIM 4003223004) yang mempertahankan disertasinya berjudul: “Nilai-Nilai Tumpeng Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Jawa di Kota Medan.”

Sidang promosi doktor ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Nurhayati, MA, selaku Rektor UIN Sumatera Utara, yang bertindak sebagai Ketua Sidang. Kehadiran beliau menambah bobot akademik sekaligus menjadi bukti keseriusan UINSU dalam menjaga kualitas dan integritas akademik di level program doktor.

Para penguji yang hadir dan turut memberikan masukan konstruktif dalam sidang ini antara lain, Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, MA, Prof. Dr. Amroeni Drajat, M.Ag, Dr. Junaidi, M.Si, Dr. Maraimbang, MA (Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam sekaligus Penguji), Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, MA (Rektor IAIN Langsa sebagai Penguji Tamu).

Dalam forum tersebut, Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, MA, Kamis (7/8/2025) memberikan sejumlah pertanyaan filosofis dan reflektif terkait relasi antara simbolisme tumpeng dan nilai-nilai transendental dalam spiritualitas Islam Jawa. Beliau mengapresiasi keberanian promovendus mengangkat topik lokalitas yang sering kali dipandang remeh namun sesungguhnya menyimpan kekayaan makna teologis dan filosofis.

“Apakah struktur tumpeng yang kerucut itu mencerminkan upaya pemusatan spiritualitas menuju Yang Tunggal, dan bagaimana makna ini dijaga oleh masyarakat Jawa-Muslim di tengah modernitas?” tanya Prof. Ismail dalam sesi tanya jawab.

Suasana sidang berlangsung hidup, ilmiah, dan diselingi apresiasi atas upaya promovendus menjembatani khazanah lokal dan filsafat Islam. Di akhir sidang, Heru Syahputra resmi dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan oleh Ketua Sidang.

Dengan keberhasilan ini, Program Studi S3 Aqidah dan Filsafat Islam UINSU sekali lagi menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan intelektual muslim Nusantara yang tak hanya berpikir global, namun berpijak kokoh pada nilai-nilai kearifan lokal.