Sekjen Kemenag dan Rektor IAIN Langsa Sepakat, Indonesia Laboratorium Beragama Dunia yang Siap Mendunia

15 August 2025
Humas
88 views
Share
Sekjen Kemenag dan Rektor IAIN Langsa Sepakat, Indonesia Laboratorium Beragama Dunia yang Siap Mendunia

Jakarta (Humas) – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf, MA, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang digelar di Jakarta, Kamis (14/08/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan PTKIN dari seluruh Indonesia sebagai upaya bersama memperkuat tata kelola kelembagaan yang efektif, berintegritas, dan berdaya saing global.

Forum ini menjadi ajang strategis untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan tata kelola yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Rektor IAIN Langsa, Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf, MA, menyampaikan bahwa forum ini membawa banyak inspirasi baru.

“InsyaAllah, ini menjadi bekal penting untuk memperkuat tata kelola di IAIN Langsa. Kolaborasi ini bukan sekadar bertukar pikiran, tetapi juga wujud nyata komitmen bersama dalam memajukan PTKIN secara nasional,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, MA, menegaskan pentingnya peran PTKIN dalam membawa Indonesia ke panggung dunia.

Menurutnya, Indonesia memiliki modal besar berupa cara beragama yang khas - seperti moderasi beragama, kurikulum pendidikan berbasis cinta yang digagas Menteri Agama, serta toleransi yang telah teruji.

“Indonesia adalah laboratorium beragama dunia yang belum dipromosikan secara maksimal. Kita harus mengambil peran sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah, serta menjadikan Indonesia sebagai kiblat dunia, tidak hanya dalam pendidikan,” tegas Prof. Kamaruddin Amin.

IAIN Langsa menyambut baik gagasan ini dan berkomitmen terus berbenah, berinovasi, serta memperluas kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang unggul, inklusif, dan relevan dengan tantangan global.