10 ASN IAIN Langsa Ikuti Penilaian Kompetensi Pegawai Negeri Sipil

19 November 2025
Humas
76 views
Share
10 ASN IAIN Langsa Ikuti Penilaian Kompetensi Pegawai Negeri Sipil

Kota Langsa (Humas) — 10 ASN IAIN Langsa mengikuti Asesmen Kompetensi Jabatan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara pada 18–20 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas aparatur untuk memperkuat profesionalisme dan efektivitas birokrasi di lingkungan Kementerian Agama.

Asesmen yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti oleh 35 peserta, terdiri atas 25 peserta dari Kemenag Sumatera Utara dan 10 peserta dari IAIN Langsa. 10 peserta dai IAIN Langsa yakni ;

1. Muslim, S.Ag. M.Si

2. Muhammad Azhari Tambunan, ST, M.Pd

3. Dedi Hendrik, S.E. Ak

4. Adnan, S.H.I

5. Muklis, S.Ag

6. Muliadi, SE, MH

7. Dewi Indriani, SE, MH

8. Tajul Munir, S.d.I, M.Ag

9. Syamsul Bahri, S.Th.I

10. Agus Syahputra, SE

Pembukaan kegiatan dilaksanakan di Aula Kanwil Kemenag Sumatera Utara dan turut dihadiri oleh Rektor IAIN Langsa, Kepala Biro AUAK IAIN Langsa, para pejabat di lingkungan Kanwil Kemenag Sumut, serta asesor dari PUSBANGKOM Kemenag RI. Kehadiran berbagai pihak ini mempertegas dukungan penuh terhadap pelaksanaan asesmen sebagai bagian penting dalam reformasi birokrasi.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Langsa menegaskan bahwa asesmen kompetensi merupakan langkah strategis dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berdampak.

“Ini penting untuk mewujudkan birokrasi Kementerian Agama yang baik. Terima kasih telah memberikan ruang bagi kami dari IAIN Langsa untuk mengikuti kompetensi pegawai negeri sipil,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa asesmen ini sangat relevan dengan tema “Melalui Penilaian Kompetensi PNS yang Profesional, Kita Wujudkan Pelayanan Kementerian Agama Berdampak.” Menurutnya, pelayanan berkualitas hanya dapat diwujudkan melalui aparatur yang memiliki kompetensi memadai.

"Kalau tidak berkompetensi, berarti pekerjaan itu sia-sia. Dalam bahasa Aceh disebut "cet langet", pekerjaan yang tidak menghasilkan,” tegasnya.

Kegiatan asesmen ini diharapkan menjadi sarana strategis dalam melahirkan aparatur berpotensi, berintegritas, dan mampu berkontribusi nyata dalam peningkatan mutu pelayanan publik Kementerian Agama. Di akhir sambutan pembuka, Rektor berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti asesmen dengan kesungguhan penuh.

“Jangan pulang sebelum selesai. Ikuti dengan serius serta bawa pulang hasil yang lebih baik,” tutupnya